Produksi Minyak Blok Cepu Terus Digenjot

Kam, 12 Mar 2020 07:00:23am
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
dwi

“Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto (kanan) dengan Presiden EMCL Louise McKenzie membahas tentang percepatan hasil produksi minyak di Blok Cepu yang dikelola KKKS EMCL”

 

LENSATIMES/CEPU – Upaya mengejar produksi minyak bumi 1 juta barel per hari pada 2030, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berusaha mempercepat upaya peningkatan produksi. Beberapa upaya strategis diterapkan pada Blok Cepu di mana lapangan Banyu Urip dan Kedung Keris dikelola Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Selanjutnya berbagai optimalisasi di proyek Banyu Urip hingga saat ini terbukti memberikan kontribusi. Dibuktikan besaran cadangan Lapangan Banyu Urip meningkat dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan rencana pengembangan lapangan/plan of development (POD) pertama. Dari 375 juta barel menjadi 940 juta barel.

Selain itu, produksi minyak berhasil ditingkatkan 33 persen dari sebelumnya 165 ribu barrel oil per day (bopd) menjadi 220 ribu. Lebih jauh lagi, saat ini sedang dilakukan upaya peningkatan produksi menjadi hingga 235 ribu bopd.

Pembahasan Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dengan Presiden EMCL Louise McKenzie menyebutkan potensi Banyu Urip masih bisa ditingkatkan melalui tiga strategi untuk mengurangi laju penurunan produksi alami.

Strategi pertama memonetisasi gas ikutan untuk menghilangkan bottleneck produksi minyak di Lapangan Banyu Urip. Kedua adalah menambah sumur sisipan untuk memproduksi minyak dari daerah reservoir karbonat yang belum terproduksikan.

Strategi ketiga sejalan dengan transformasi SKK Migas dalam strategi percepatan resource to production (R to P) yaitu pembuktian upside potential di Lapangan Banyu Urip. Terdapat potensi cadangan tambahan yang berada lebih dangkal dari reservoir yang diproduksikan saat ini.

Selanjutnya KKKS EMCL akan melakukan evaluasi untuk melakukan pengeboran sumur kajian (appraisal wells) untuk menambah data karakteristik batuan dan produktivitas reservoir.

“Kami harapkan tambahan proyek ini selesai tepat waktu sehingga tambahan produksi dari lapangan Banyu Urip dapat terealisasi di tahun 2022,” kata Dwi dalam rilis tertulis, Rabu 11 Maret 2020.

Sehingga menurut Dwi, ketiga strategi ini dapat memberikan tambahan produksi puncak di tahun 2024 sekitar lebih dari 30 ribu bopd. [am/red]

Baca Juga

Berita Terbaru

Pilihan Redaksi

Beda Helikopter Presiden Jokowi dan Trump: EC-725 AP vs VH-92A

"Helikopter Presiden Jokowi (EC-725 AP) dan Trump (VH-92A). Kredit: National Interest/Presidenri"   LENSATIMES.com - Presiden Joko Widodo atau...

Ramai Kritik untuk Program Kartu Prakerja

"Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang ketiga di Jakarta, Rabu, 29 April 2020. Bagi pendaftar yang belum...

41 Terjegal Administrasi, 376 Calon PPK Melenggang Tes Tulis

"Komisioner KPU Tuban Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Zakiyah Munawaroh saat memverifikasi berkas administrasi"   LENSATIMES/Tuban –...

Amir Burhanuddin : “Kalau Harus Ganti ya Ganti, Tidak Harus Dinasti”

"Amir Burhanuddin salah satu bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban di Pilkada serentak 2020 saat memberikan tanggapannya di rumah makan layer 6,...

Empon-empon Laris Manis di Pasar Lamongan

"Empon-empon di Lamongan laris manis (Foto: Eko Sudjarwo/detikcom)"   LENSATIMES/LAMONGAN -  Permintaan empon-empon di pasar Lamongan...

Janjikan Menjadi Anggota Polri, Dua Perempuan Diborgol Reskrim Bojonegoro

"Kapolres Bojonegoro AKBP M.  Budi Hendrawan dalam konferensi pers, Rabu 08 Januari 2020"   LENSATIMES/BOJONEGORO – Dua perempuan...

Balita 18 Bulan Ditemukan Meninggal Terapung di Dekat Rumah

"Ilustrasi"   LENSATIMES|BOJONEGORO - Bocah Perempuan berusia 18 bulan bernama Erlita Haura Fauza tenggelam di sebuah kubangan dekat rumahnya...

Kodim Bojonegoro Bedah Rumah Milik Munri

"Dengan penuh semangat dan gotong royong warga dan anggota TNI mengangkat kerangka rumah Munri untuk mulai...

Suap Wahyu Setiawan, Johan Budi: Apa Komisioner Lain Mencicipi?

"Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan keluar gedung KPK dengan mengenakan rompi tahanan setelah menjalani pemeriksaan pada Jumat...

Didi Kempot Meninggal, Ini Perjalanan Karir di Industri Hiburan

"Didi Kempot saat tampil dalam acara dasyat award 2012 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Didi Kempot meninggal pada usia 53 tahun yang hingga kini belum...

Mengeluh Sesak Nafas, Sopir Truk Meninggal

"Kapolsek Jenu AKP Rukimin didampingi ketua gugus tugas kecamatan Maftuchin Riza saat akan mengevakuasi jenazah Agus Budi Cahyono yang berada di...

Didi Kempot Meninggal, lstana Nyatakan Bela Sungkawa

"Penampilan Didi Kempot di sela pagelaran wayang kulit dengan Dalang Ki Manteb Sudarsono di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Juma malam, 2 Agustus...

51 Karyawan Positif Corona, Freeport Perkuat Protokol Kesehatan

"Foto : The Global"   LENSAtimes/TIMIKA - Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia Riza Pratama menyatakan pihaknya...

Kisah Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan Lumpur Lapindo

“Seorang ibu bersama anaknya korban lumpur Lapindo menunjuk pusat semburan dari titik 25 tanggul penahan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa...

Susah Daftar Kartu Prakerja, Pekerja Wisata Pakai Fasilitas Ini

"Layar menunjukkan situs Prakerja.go.id di Jakarta, Rabu, 29 April 2020. Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang ketiga dibuka pada Senin, 27 April 2020...

Berita Terbaru

Berita Populer

Fokus

Visitor