• 29
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    29
    Shares
935881_720

Didi Kempot saat tampil dalam acara dasyat award 2012 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Didi Kempot meninggal pada usia 53 tahun yang hingga kini belum diketahui penyebabnya. Dok.Tempo/ Agung Pambudhy”

 

LENSAtimes/JAKARTA – Kabar duka datang dari seniman Didi Kempot. Pria yang dijuluki Godfather of Broken Heart tersebut meninggal dunia pada Selasa, 5 Mei 2020, pagi.

Didi kempot meninggal akibat serangan jantung di usia 53 tahun. Penyanyi campur sari itu sempat dilarikan ke rumah sakit Kasih Ibu Solo, namun tak tertolong.

Para sahabat dan penggemar tentu sangat terpukul dengan kepergiannya. Mengenang sosok Didi kempot, berikut perjalanan karirnya di industri hiburan Tanah Air.

Tertarik dengan musik karena keturunan dari ayah
Didi Kempot mewarisi bakat seni dari orang tuanya. Ayahnya, Ranto Edi Gudel, seorang pelawak, penulis lagu, serta seniman ketoprak tobong. “Sejak kecil saya sudah bergaul dengan para seniman,” katanya.

Hampir semua keluarganya cukup piawai dalam membuat lagu, termasuk kakaknya, Mamik Prakoso. Hanya saja, Mamik lebih memilih dunia lawak untuk menyalurkan bakatnya. “Karena Bapak dan Mas Mamik jadi pelawak, saya memilih tetap berada di jalur musik,” ujarnya.

Mengawali karir dengan mengamen
Pada 1984, Didi Kempot mengawali karirnya sebagai penyanyi dengan menjadi pengamen jalanan. “Mengamen di sebuah warung lesehan di kawasan Keprabon,” ungkapnya. Namun, tidak jarang dia juga mengamen di bus hingga berkeliling di Jakarta.

Hasil yang diperoleh bukan hanya rupiah. Aktivitas mengamen di Ibu Kota menjadi tekniknya untuk melakukan tes pasar. “Saat mengamen, saya tidak hanya menyanyikan lagu campur sari tapi juga lagu pop lain,” jelasnya.

Mulai masuk dapur rekaman
Pada 1989, Didi Kempot mulai masuk dapur rekaman. Ada beberapa lagu yang direkamnya, salah satunya lagu “Cindro”. Lagu tersebut kurang populer selama puluhan tahun. “Baru setahun belakangan tiba-tiba meledak,” jelasnya.

Sejak saat itu, Didi Kempot lebih serius menggarap jalur musik dengan genre yang tidak mainstream. Namanya kian berkibar. Dia banyak mendapat undangan manggung ke berbagai kota, bahkan luar negeri, seperti Suriname dan Belanda.

Menulis banyak lagu
Sebagian lagu yang dinyanyikan Didi Kempot adalah karya beberapa pengarang, seperti Anjar Any. Namun dia lebih banyak menyanyikan lagu yang ditulisnya sendiri. Setidaknya sudah 700 lagu yang ditulis. “Dari lagu sebanyak itu, 95 persen lagu patah hati,” tuturnya.

 

Sumber : TEMPO.CO : RINI KUSTIANI | CHITRA PARAMESWARI | NUNUY NURHAYATI

 

 

Baca Juga

Berita Terbaru

Pilihan Redaksi

Janjikan Menjadi Anggota Polri, Dua Perempuan Diborgol Reskrim Bojonegoro

"Kapolres Bojonegoro AKBP M.  Budi Hendrawan dalam konferensi pers, Rabu 08 Januari 2020"   LENSATIMES/BOJONEGORO – Dua perempuan...

Ambil Botol di Waduk, Bocah TK Tewas Tenggelam

"Mengundang perhatian, korban saat dievakuasi warga dari dalam waduk"   LENSAtimes/TUBAN – Masyarakat Desa Pucangan Kecamatan Montong digegerkan...

Seremonial HPN, RPS Ajak Publik Mlaku Bareng dan Tanam Pohon  

"MERIAH SEKALI : Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein membawa bendera didampingi Kapolres Tuban Ruruh Wicaksono dan Anggota DPR RI Juwita Sari...

Puting Beliung di Langit Kenduruan Ambrukkan Dua Rumah

"Rumah yang berbahan kayu ambruk karena tak kuat menahan beban kencang angin"   LENSATIMES/TUBAN – Dua rumah di Kecamatan Kenduruan ambruk...

Edarkan Uang Palsu, Anggota Polres Bojonegoro Dipecat Tidak Hormat

"Karena Brigadir Supoyo tidak hadir dalam upacara, Kapolres Bojonegoro, AKBP M. Budi Hendrawan menggunakan foto yang...

Beras Premium BPNT Menjawab Kebutuhan KPM

"Forpimcam Singgahan, Supliyer, TKSK, dan pihak Dinsos secara teliti memeriksa kualitas beras premium"   LENSAtimes/TUBAN – Pendistribusian...

Kapolres Tuban Cek Logistik KPU

"Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono bersama Ketua Bawaslu Sullamul Hadi dan didampingi Kabagops Kompol Budi Santoso, Kasat Intelkam AKP Tomi Subari,...

Jatah Pupuk Subsidi Dipangkas 50 Persen, Petani Tuban “Deg-deg Plas”

"Ilustrasi" LENSATIMES/Tuban – Tak ada hentinya pemerintah membuat masyarakatnya “Deg-deg Plas”. Setelah naiknya iuran BPJS Kesehatan, kali...

Terbaik ke-5 se-Jatim, Noor Nahar Husein Terima Penghargaan K3

“Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Pawaransa menyerahkan langsung penghargaan kepada Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein di lapangan kawasan...

KPM Parengan Terima Beras BPNT Alokasi Juli – Agustus

"Komoditi beras premium berat 15 Kg diperiksa kualitasnya oleh pihak Dinsos, Forpimka, TKSK, paguyuban agen, perwakilan KPM yang bertempat di Pendopo...

Wabup Tuban Tegaskan Pentingnya 3T Tekan Covid-19

"Wabup Tuban H. Riyadi, SH didampingi Dandim 0811 mengikuti rapat koordinasi secara virtual Langkah Intervensi Penurunan Tingkat Kematian akibat...

Susah Daftar Kartu Prakerja, Pekerja Wisata Pakai Fasilitas Ini

"Layar menunjukkan situs Prakerja.go.id di Jakarta, Rabu, 29 April 2020. Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang ketiga dibuka pada Senin, 27 April 2020...

Didi Kempot Meninggal, lstana Nyatakan Bela Sungkawa

"Penampilan Didi Kempot di sela pagelaran wayang kulit dengan Dalang Ki Manteb Sudarsono di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Juma malam, 2 Agustus...

Selain PDIP, Golkar Bahas Sistem Pemilu Proporsional Tertutup

"ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO"   LENSATIMES.com - Politikus Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan partainya telah...

Terplih Aklamasi, Mirza Ali Lanjutkan Ketua Koni Tuban 2020-2024

"Mirza Ali Manshur Ketua Umum KONI periode 2020-2024 menyampaikan sambutannya"    LENSATIMES | TUBAN - Komite Olahraga Nasional Indonesia...

Berita Terbaru

Berita Populer

Fokus

Visitor