• 20
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    20
    Shares
935885_720

“Penyanyi campursari Didi Kempot beraksi di atas panggung saat konser di JIExpo Kemayoran, Jakarta. ANTARA”

 

LENSAtimes/JAKARTA – Penyanyi campur sari yang dijuluki Godfather of Broken Heart, Didi Kempot meninggal dunia Selasa, 5 Mei 2020, pagi. Penyanyi yang memiliki nama asli Dionisius Prasetyo ini mengembuskan napas terakhir di RS Kasih Ibu, Solo, pada usia 53 tahun. Diduga dia kelelahan sehingga terkena serangan jantung.

Lili, Kaka kandung Didi Kempot, pada sebuah wawancara televisi mengatakan akhir-akhir ini adiknya sibuk menyiapkan lagu baru bersama Yuni Shara. Lantas, apa itu serangan jantung?

 

BACA JUGA : Didi Kempot Meninggal, lstana Nyatakan Bela Sungkawa

 

Serangan jantung adalah kondisi darurat medis ketika terjadi penghentian aliran darah yang membawa oksigen ke jantung akibat penyumbatan. Kondisi ini dapat merusak otot jantung karena tidak mendapat aliran oksigen dan dapat membahayakan nyawa.

Beberapa gejala umum serangan jantung yakni dada terasa nyeri, seperti tertekan benda berat atau tertarik, dan berlangsung selama beberapa menit. Kemudian, nyeri dada yang menjalar ke lengan, pundak kiri, punggung, leher, rahang, tulang dada, dan tubuh bagian atas.

 

BACA JUGA : Didi Kempot Meninggal, Ini Perjalanan Karir di Industri Hiburan

 

Gejala juga ditunjukkan dengan sesak napas, mual, muntah, nyeri ulu hati, tubuh terasa sangat lemas dan pusing, keluar keringat dingin, detak jantung cepat, atau tidak beraturan. Jika seseorang terkena serangan jantung, harus segera diberikan pertolongan pertama.

Apabila orang tersebut masih dalam kondisi sadar, pertolongan pertama yang harus diberikan yakni menenangkan pasien dan menghubungi ambulans secepatnya. Seraya menunggu ambulans datang, bimbing pasien untuk duduk di kursi, lantai, atau bersandar pada dinding.

Duduk di lantai lebih disarankan karena dapat mengurangi cedera jika tiba-tiba pasien pingsan. Setelah duduk, longgarkan semua pakaian yang dikenakan pasien.

Berikan aspirin 325 mg dan mintalah pasien untuk mengunyahnya, namun pastikan pasien tidak punya riwayat perdarahan dan alergi aspirin. Hindari memberikan makanan atau minuman apapun melalui mulut.

Bagi pasien yang tidak sadarkan diri, segera hubungi ambulans. Sambil menunggu ambulans datang, baringkan pasien di tempat yang datar dan lakukan resusitasi jantung paru (RJP).

 

Sumber : TEMPO.CO

Baca Juga

Berita Terbaru

Pilihan Redaksi

Kapolres Tuban Cek Logistik KPU

"Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono bersama Ketua Bawaslu Sullamul Hadi dan didampingi Kabagops Kompol Budi Santoso, Kasat Intelkam AKP Tomi Subari,...

Mengenal Hana Hanifah, Bintang FTV dan Teman Dekat Kriss Hatta

"Pemain FTV, Hana Hanifah. Foto IG @hanaaaast"   LENSAtimes/JAKARTA -  Bintang FTV, Hana Hanifah sedang ramai diperbicangkan oleh netizen....

Kasus Korupsi, Kejari Tuban Kembalikan Uang Negara Rp 406 Juta

"Kejari Tuban, Bambang Dwi Murcolono menyampaikan capaian kinerjanya di hadapan wartawan"   LENSATIMES/TUBAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban...

41 Terjegal Administrasi, 376 Calon PPK Melenggang Tes Tulis

"Komisioner KPU Tuban Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Zakiyah Munawaroh saat memverifikasi berkas administrasi"   LENSATIMES/Tuban –...

Produksi Minyak Blok Cepu Terus Digenjot

"Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto (kanan) dengan Presiden EMCL Louise McKenzie membahas tentang percepatan hasil produksi minyak di Blok Cepu yang...

Angin Kencang Mengamuk di Surabaya, 2 Orang Tewas Tertimpa Pohon

Foto : Ilustrasi   LENSATIMES/SURABAYA - Dua orang meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang...

Terdistribusi 70 Persen, Kartu Tani Belum Menjadi Solusi Petani di Tuban

"Kepala Bidang tanaman pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban, Darmadin Noor"   LENSATIMES/Tuban – Sampai...

Cuaca Buruk, Semua Pelayaran Antar-pulau di Sumenep Ditangguhkan

 Ilustrasi cuaca ekstrem. ANTARA/Saiful Bahri   LENSATIMES - Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas VI Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,...

RSUD dr Koesma Tuban Siap Merawat Pasien Virus Corona

"Direktur RSUD dr Koesma Tuban, Saiful Hadi menyampaikan sejumlah hal tentang virus corona"   LENSATIMES/Tuban - Setelah Presiden RI Joko...

Tips Teknologi: Menggunakan 4 Trik Tersembunyi WhatsApp

LENSATIMES.com - Tips teknologi kali ini Tempo mengulas bagaimana menggunakan fitur tersembunyi aplikasi pesan WhatsApp. Meskipun banyak digunakan...

Ramai Kritik untuk Program Kartu Prakerja

"Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang ketiga di Jakarta, Rabu, 29 April 2020. Bagi pendaftar yang belum...

Kapolres Tuban Cek Kesiapan Perlengkapan di Posko Tanggap Bencana  

"Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono bersama Kalaksa BPBD Tuban Yudi Irwanto didampingi Forpimcam Rengel usai menyisir sungai bengawan solo...

Mal Pelayanan Publik Segera Berdiri di Tuban

"Disaksikan Menpan–RB Tjahjo Kumolo Bupati Tuban Fathul Huda (kanan) bersama tiga kepala daerah lainnya menandatangani komitmen bersama pembanguan...

Santri Ponpes Nahdlatut Tholibin Al-Islamiyyin Produksi Masker Dibagikan Gratis  

“Para santri ulet dan terampil menjahit masker-masker untuk dibagikan gratis”   LENSATIMES/TUBAN – Puluhan santri Ponpes Nahdlatut Tholibin...

PWI Tuban Motivasi Millenial Tingkatkan Ilmu Jurnalistik

"Pemateri Mochamad Sudarsono menjawab pertanyaan dari sejumlah peserta"   LENSAtimes/TUBAN - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten...

Berita Terbaru

Berita Populer

Fokus

Visitor