• 50
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    50
    Shares
904721_720

“Komisioner Komisi Pemilihan Umum RI, Wahyu Setiawan, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat dinihari, 10 Januari 2020. TEMPO/Imam Sukamto”

 

LENSATIMES.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan empat orang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Mereka adalah Harun Musaki, caleg PDIP dari Sumatera Selatan, Agustiani Tio Fridelina, mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu, dan Saeful Bahri, swasta.

KPK menetapkan Harun sebagai tersangka karena diduga menyuap Wahyu agar meloloskan dirinya menjadi anggota DPR lewat jalur pergantian antar waktu (PAW). Sayangnya, Harun lolos dari rangkaian operasi tangkap tangan pada 8-9 Januari 2020.

Seperti dikutip dari Majalah Tempo edisi 11 Januari 2020, bertajuk ‘Di Bawah Lindungan Tirtayasa’, penyidik KPK sebenarnya sudah memantau pergerakan Harun Masiku sejak Rabu, 8 Januari 2020 malam. Beberapa jam sebelumnya, KPK mencokok Wahyu ketika bekas komisioner KPU ini akan terbang ke Belitung.

Malam itu, Harun membonceng sepeda motor yang dikendarai salah seorang penjaga kantor DPP PDIP. Menembus gerimis malam itu, keduanya bergerak ke arah Blok M dan tiba di kompleks PTIK di Jalan Tirtayasa Raya Nomor 6 sekitar pukul 20.00. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto diduga sudah berada di sana.

Sambil memantau Harun dan Hasto, penyidik KPK memutuskan salat isya di Masjid Daarul ‘Ilmi yang berada di PTIK. Yang terjadi kemudian, sejumlah polisi malah ‘menangkap’ penyidik KPK ini. 

“Tim penyelidik kami sempat dicegah oleh petugas PTIK dan kemudian dicari identitasnya. Penyelidik kami hendak salat,” kata pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri, Kamis, 9 Januari 2020. Para polisi ini bahkan sempat memaksa penyidik KPK membuka ponsel mereka yang sudah dikunci dengan password. Selain itu, polisi sampai memeriksa urin para penyidik.

Para penyelidik itu ditahan sekitar tujuh jam. Mereka baru dilepas setelah Direktur Penyidikan KPK R.Z. Panca Putra Simanjuntak tiba di sana sekitar pukul 03.30, Kamis, 9 Januari 2020. Menurut Ali Fikri, ada kesalahpahaman antara penyelidik KPK dan polisi. “Kemudian diberitahukan petugas KPK, lalu mereka dikeluarkan,” ujar Ali.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan proses interogasi merupakan hal yang lumrah. Dia mengklaim pemeriksaan berlangsung tidak lama karena tim KPK dijemput atasannya. “Namanya orang tidak dikenal masuk, kami cek enggak masalah,” kata Argo. “Dari pemeriksaan, mereka hanya akan salat.” 

Hasto Kristiyanto membantah berada di kompleks PTIK pada Rabu malam itu. “Tidak,” ujarnya. Ia mengklaim sedang di suatu tempat karena sakit perut. Ia juga beralasan sedang sibuk menyiapkan rapat kerja nasional PDIP, yang bertepatan dengan hari ulang tahun ke-47 partai banteng, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hingga saat ini, Harun Masiku masih buron. KPK hanya bisa meminta ia menyerahkan diri. “KPK meminta tersangka segera menyerahkan diri dan pada pihak lain yang terkait dengan perkara ini agar bersikap koperatif,” kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar pada Kamis, 9 Januari 2020.

 

Sumber : tempo.co

Baca Juga

Berita Terbaru

Pilihan Redaksi

Sepanjang 2019, 25 Perusahaan di Tuban Zero Accident  

"Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Tenaga Kerja Tajudin Tebyo"   LENSATIMES/Tuban –  Pemerintah...

Pilot Helikopter Tempur Wanita Berdarah Iran Jadi Astronot NASA

"Kandidat Astronot NASA Jasmin Moghbeli pada 6 Juni 2017 di Ellington Field - Hangar 276, Tarmac. Kredit: NASA”   LENSATIMES.com - Pilot...

Terplih Aklamasi, Mirza Ali Lanjutkan Ketua Koni Tuban 2020-2024

"Mirza Ali Manshur Ketua Umum KONI periode 2020-2024 menyampaikan sambutannya"    LENSATIMES | TUBAN - Komite Olahraga Nasional Indonesia...

Kodim Bojonegoro Bedah Rumah Milik Munri

"Dengan penuh semangat dan gotong royong warga dan anggota TNI mengangkat kerangka rumah Munri untuk mulai...

Siswarno Kalapas Baru Tuban Tekankan Program Inovatif

"Menjaga Sinergitas, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono memberikan cinderamata sebagai ucapan selamat kepada Kalapas baru Kelas IIB Tuban...

Ramai Kritik untuk Program Kartu Prakerja

"Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang ketiga di Jakarta, Rabu, 29 April 2020. Bagi pendaftar yang belum...

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Ditangkap KPK, Hartanya Rp 60,5 M

LENSATIMES/JAKARTA - Bupati Sidoarjo Saiful Ilah tercatat memiliki kekayaan senilai lebih dari Rp 60 miliar. Ketua PKB Sidoarjo itu ditangkap KPK...

BPBD Bojonegoro Mulai Perbaiki Tanggul Jebol di Baureno

"Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro Umar Ghoni (bertopi, baju atas abu-abu bercelana hijau) saat dilokasi bersama Kepala Seksi Rehabilitasi...

Amir Burhanuddin : “Kalau Harus Ganti ya Ganti, Tidak Harus Dinasti”

"Amir Burhanuddin salah satu bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban di Pilkada serentak 2020 saat memberikan tanggapannya di rumah makan layer 6,...

Basis Pertama Dewa 19, Erwin Prasetya Meninggal

“Dewa 19 saat masih dalam formasi asli. Instagram Ari Lasso”   LENSAtimes/JAKARTA - Dewa 19 mendapatkan kabar duka pada Sabtu pagi, 2 Mei...

Cina Luncurkan Kapal Rudal Jelajah Terbesar di Asia

"Kapal rudal jelajah Angkatan Laut Cina, Nanchang Type 055.[CTGN]"   LENSATIMES.com - Angkatan Laut Cina meluncurkan kapal rudal...

Ramadan Ini, Tora Sudiro Belajar Ngaji dengan Anak

"Tora Sudiro [Revi C Rantung/Suara.com]"   LENSAtimes - Aktor sekaligus presenter Tora Sudiro mengaku tengah memiliki rencana untuk meluangkan...

Pertamina Bagikan 10 Ribu Masker

"Cegah penyebaran covid-19, perwakilan dari Pertamina GRR Tuban secara simbolis menyerahkan bantuan di Kantor Kecamatan...

Kapolres Tuban Cek Kesiapan Perlengkapan di Posko Tanggap Bencana  

"Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono bersama Kalaksa BPBD Tuban Yudi Irwanto didampingi Forpimcam Rengel usai menyisir sungai bengawan solo...

Bupati Tuban : Gedung PLHUT Diharapkan Menjawab Percepatan Pelayanan

"Bupati Tuban Fathul Huda memberikan sambutan sekaligus berharap gedung baru Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT) mampu menjawab pelayanan...

Berita Terbaru

Berita Populer

Fokus

Visitor