• 29
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    29
    Shares
905574_720

Helikopter Presiden Jokowi (EC-725 AP) dan Trump (VH-92A). Kredit: National Interest/Presidenri”

 

LENSATIMES.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk sementara waktu akan menggunakan helikopter EC-725 AP/Caracal milik TNI Angkatan Udara untuk kegiatan kepresidenannya.

Namun, bukan hanya Jokowi yang menggunakan helikopter sebagai kendaraan kepresidenan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga memiliki helikopter sebagai kendaraannya, yaitu VH-92A.

Helikopter EC-725 AP akan menggantikan Super Puma yang menjalani perawatan. Tidak dijelaskan kondisi helikopter berkelir biru yang biasa digunakan untuk agenda kepresidenan itu, tapi belum lama, Minggu 5 Januari, helikopter gagal mendaratkan Jokowi, saat hendak meninjau  korban longsor dan banjir bandang di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sementara, helikopter VH-92A merupakan kendaraan terbaru Trump untuk aktivitas kepresidenan yang akan dikenalkan pada tahun ini, demikian dikutip laman National Interest beberapa waktu lalu. Lalu apa beda helikopter yang digunakan Jokowi dan Trump? Berikut detailnya:

 

1. Helikopter Trump VH-92A

“Helikopter Presiden Trump, VH-92A. Kredit: National Interest”

 

Helikopter VH-92A didasarkan pada pesawat komersial Sikorsky S-92A yang sukses dan bersertifikat FAA, yang baru-baru ini melampaui satu juta jam penerbangan. Pabriknya, Lockheed Martin, mengungkapkan bahwa helikopter kepresidenan VH-92A telah melakukan penerbangan perdananya pada 28 Juli 2019.

Penerbangan berlangsung di Sikorsky Aircraft di Stratford, Connecticut dan menandakan dimulainya program uji penerbangan 250 jam, yang akan berlangsung di fasilitas Lockheed Martin di Owego, New York. VH-92A akan mulai beroperasi tahun ini, dan akan mengangkut presiden dan wakil presiden Amerika Serikat beserta pejabat lainnya.

Helikopter akan memiliki tanda panggilan khusus “Marine One” yang mengidentifikasi pesawat Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) yang membawa Presiden Amerika Serikat (sementara pesawat USMC yang membawa Wakil Presiden memiliki tanda panggilan Marine Two).

Helikopter ini merupakan pengembangan modifikasi dari jenis Sikorsky S-92A. VH-92A ini memiliki kecepatan hingga 190 mil per jam dengan daya jelajah 175 mph. Helikopter ini berkapasitas 19 penumpang, dengan dua kru penerbangan, kedua pilot duduk berdampingan di bagian hidung.

VH-92A ditenagai dengan mesil turboshaft General Electric CT7-8Ax yang mengembangkan 2.520 tenaga kuda. Masing-masing menggerakkan rotor utama dan rotor ekor yang berbilah empat. Bilah rotor utama terletak di dekat garis atap badan helikopter.

Helikopter ini memiliki panjang 56,1 kaki (17,1 meter), lebar 56,33 kaki (17,17 meter), tinggi 15,42 kaki (4,7 meter), berat kosong 7.050 kilogram dengan maksimal berat dengan beban 12.570 kilogram, demikian tercatat dalam situs Military Factory.

 

2. Helikopter Jokowi EC-725 AP

“Helikopter Presiden Jokowi (EC-725 AP). Kredit: Foto: BPMI Setpres/Lukas”

 

Helikopter yang disebut juga Super Cougar atau H225M, masih keluarga Super Puma (H215), sama-sama helikopter SAR tempur buatan Airbus Helicopters. Perbedaan paling mencolok adalah jumlah baling-baling (blade) pada rotor utama. Super Puma masih empat blade, sedang H225M menggunakan lima.

Super Cougar ini adalah helikopter tempur multi guna yang ditenagai mesin Makila 2A1. Rotor lima baling-balingnya memiliki tingkat vibrasi rendah. Desain spherilex modular juga menjadikannya tak perlu perawatan biaya tinggi.

Sesuai fungsinya untuk tempur dan SAR, helikopter bisa beroperasi baik dari kapal laut maupun darat. Juga memiliki perlindungan dari es dan pasir, pelontar flare, tali untuk pengerahan maupun penarikan personel, serta night vision goggle compatibility untuk menembus segala cuaca.

Persenjataannya terdiri dari cannon 20 mm serta machine gun 7,62 mm. Selain itu masih ada heavy store carriers untuk satu rocket pods 68 mm, cannon pod 20 mm, dan cannon pod 12,7 mm. Sistem persenjataan ini dilengkapi pula dengan penerima peringatan radar, sistem peringatan rudal, penerima peringatan laser.

Helikopter yang diklaim nyaman oleh Panglima TNI Hadi Tjahjanto ini berkapasitas 31 orang termasuk kru. Dengan bobot lepas landas maksimum 11.200 kilogram dan bentang baling-baling 16,2 meter, capung besi ini mampu melesat hingga 324 kilometer per jam dan daya jelajah dengan bahan bakar normal sejauh 920 kilometer.

Sumber : NATIONAL INTERES | MILITARY FACTORY

 

Baca Juga

Berita Terbaru

Pilihan Redaksi

Bantuan Sosial Tunai, Wabup Tuban Sampaikan Akan Turun Rp 300 Ribu

"Wabup Tuban Noor Nahar Husein menyerahkan langsung Bantuan Sosial Tunai (BST) ke beberapa warga Kecamatan Rengel"   LENSAtimes/TUBAN –...

Sindir Kasus KPU, Koalisi Masyarakat Beri Obat Mencret ke KPK

"Ray Rangkuti. TEMPO/ Yosep Arkian"   LENSATIMES.com - Kelompok yang menamakan diri Koalisi Masyarakat Madani Antikorupsi memberikan obat...

Forkopimda Tuban Sebut Tubuh Kian Bugar Usai Vaksin

"Sejumlah pejabat Pimpinan Daerah Kabupaten Tuban diperiksa sebelum menjalani vaksinasi kedua"    LENSAtimes/TUBAN - Kedua kalinya jajaran...

Desa Sugiharjo Tuban Dikukuhkan Desa Tangguh Bencana Covid-19

"Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein (tengah) memberikan sambutan"   LENSAtimes/TUBAN - Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein kukuhkan Desa...

Perwakilan dari Diskominfo dan PJU Polres sedang berdonor

PWI Tuban Donor Darah dan Bagi Sembako Peringati HPN 2021

"Perwakilan dari Diskominfo dan PJU Polres sedang berdonor"   LENSAtimes/TUBAN - Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) ke 75 tahun 2021,...

Mengenal Hana Hanifah, Bintang FTV dan Teman Dekat Kriss Hatta

"Pemain FTV, Hana Hanifah. Foto IG @hanaaaast"   LENSAtimes/JAKARTA -  Bintang FTV, Hana Hanifah sedang ramai diperbicangkan oleh netizen....

Puting Beliung di Langit Kenduruan Ambrukkan Dua Rumah

"Rumah yang berbahan kayu ambruk karena tak kuat menahan beban kencang angin"   LENSATIMES/TUBAN – Dua rumah di Kecamatan Kenduruan ambruk...

Vaksinasi di Tuban Sasar Lansia

"Secara bergilir salah satu lansia mulai divaksinasi oleh tim medis di Gedung Korpri"    LENSAtimes/TUBAN – Vaksinasi Covid-19 di...

Nasdem Minta Pemerintah Stop Pelatihan Online Kartu Prakerja

“Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan sambutan saat pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat 8 November 2019....

Komisi IV DPRD Tuban Dorong Tim Ahli Cagar Budaya Dibentuk

"Ketua Komisi IV DPRD Tuban Tri Astuti memberikan cinderamata kepada perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa...

JaDI Tuban Sah Sebagai Pemantau Pemilu

"Pengurus JaDI Tuban diterima komisioner KPU saat penyerahan berkas pendaftaran Pemantau Pemilu"   LENSAtimes/TUBAN - Jaringan Demokrasi...

Ramai Kritik untuk Program Kartu Prakerja

"Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang ketiga di Jakarta, Rabu, 29 April 2020. Bagi pendaftar yang belum...

Powerslaves Gandeng Natalie Zenn Jelang Rilis Ulang Hanya Kamu  

"Powerslaves - instagram"   LENSATIMES.com - Powerslaves berencana merilis album terbaru mereka, The Best Powerslaves. Band asal Semarang...

Pilot Helikopter Tempur Wanita Berdarah Iran Jadi Astronot NASA

"Kandidat Astronot NASA Jasmin Moghbeli pada 6 Juni 2017 di Ellington Field - Hangar 276, Tarmac. Kredit: NASA”   LENSATIMES.com - Pilot...

Perayaan Natal, Bupati Tuban Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan

"Bupati Tuban Fathul Huda menyampaikan sambutannya untuk mengajak semua masyarakat menjaga kerukunan"   LENSATIMES/TUBAN - Bupati Tuban Fathul...

Berita Terbaru

Berita Populer

Fokus

Visitor