• 73
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    73
    Shares
905851_720

“Kapal rudal jelajah Angkatan Laut Cina, Nanchang Type 055.[CTGN]”

 

LENSATIMES.com – Angkatan Laut Cina meluncurkan kapal rudal jelajah terbesar di Asia dan terbesar kedua di dunia pada Ahad.

Kapal perusak Type 005 Nanchang secara resmi bergabung dengan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat Cina dalam upacara peluncuran hari Minggu di kota pelabuhan Shandong, Qingdao, lapor Kantor Berita Xinhua, dikutip dari Sputnik, 14 Januari 2020. Kapal perang tersebut menyelesaikan pengujian terakhirnya tahun lalu dan telah dioperasikan dengan armada sejak diluncurkan pada 2017.

“Nanchang tampil di parade sebagai bagian dari perayaan, tetapi banyak peralatannya, termasuk radar, komunikasi dan sistem senjata dan sistem lainnya belum benar-benar selesai,” kata PLA.

Sumber PLA mengatakan kepada South China Morning Post pemilihan waktu peluncuran dilakukan dengan hati-hati setelah pemilu Taiwan pada Sabtu agar tidak terlihat sebagai upaya untuk mempengaruhi mereka.

Tipe 055, yang berbobot 13.000 ton dan panjang 180 meter, adalah kapal perang terbesar di Asia dan terbesar kedua di dunia setelah kapal perusak kelas Zumwalt milik Angkatan Laut AS, yang sedikit lebih besar sekitar 15.000 ton.

Kapal itu hampir sepertiga lebih besar dari kapal perusak utama Angkatan Laut AS kelas Arleigh Burke, dan dua kali ukuran kapal perusak kelas Sovremenny Rusia. Diperkirakan kecepatan tertinggi 30 knot, kira-kira sebanding dengan dua kapal perang lainnya.

Menurut The Diplomat, Nanchang dapat membawa hingga 112 sistem peluncuran rudal vertikal yang dapat mengerahkan beberapa proyektil paling mematikan milik Cina, termasuk rudal anti-kapal jarak jauh YJ-18, rudal jelajah CJ-10 dan rudal anti-udara HHQ-9 rudal, yang disebut Military Today setara dengan sistem S-300 Rusia.

Selain itu, Tipe 055 akan memiliki helikopter anti-kapal dan anti-kapal selam yang kuat yang dapat digunakan dalam bentuk versi angkatan laut dari helikopter Z-20.

Angkatan Laut Cina memiliki lima perusak Tipe 055 lainnya, yang terakhir diluncurkan pada 26 Desember 2019.

Kapal ini memiliki versi terbaru dari radar Type 346 Active Electronically Scanned Array (AESA), yang beroperasi di gelombang S-band, mirip dengan sistem AEGIS Angkatan Laut AS. Sebagai konsekuensi dari frekuensi yang lebih rendah, radar Tipe 346 dikabarkan mampu mendeteksi pesawat siluman, yang memiliki kemampuan bersembunyi dari radar frekuensi yang lebih tinggi di gelombang X dan Ku, menurut USNI.

Namun, sebagai kapal perang pertama di kelasnya, Nanchang memiliki beberapa cacat desain, seperti sistem radar yang diposisikan buruk membatasi jangkauannya dan penggunaan aluminium aloy di geladak atas kapal, mengurangi kemampuan kapal rudal jelajah Cina ini untuk bertahan dari pertempuran laut.

sumber : tempo.co

Baca Juga

Berita Terbaru

Pilihan Redaksi

Beda Helikopter Presiden Jokowi dan Trump: EC-725 AP vs VH-92A

"Helikopter Presiden Jokowi (EC-725 AP) dan Trump (VH-92A). Kredit: National Interest/Presidenri"   LENSATIMES.com - Presiden Joko Widodo atau...

Wabup Tuban Tegaskan Pentingnya 3T Tekan Covid-19

"Wabup Tuban H. Riyadi, SH didampingi Dandim 0811 mengikuti rapat koordinasi secara virtual Langkah Intervensi Penurunan Tingkat Kematian akibat...

PWI Gelar Diskusi, Ketiga Kontestan Pilkada Tuban Bongkar Strategi

"Para pasangan calon bupati dan wakil bupati Tuban bersiap menjawab pertanyaan dari panelis"   LENSAtimes/TUBAN - Tiga Pasangan Calon Bupati...

Pelantikan Lindra – Riyadi Minggu Pahing 20 Juni

"Pasangan Aditya Halindra Faridzky – Riyadi saat ditetapkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tuban terpilih dalam rapat pleno...

Pandemi Covid-19, Pasien Sembuh RS Wisma Atlet Tembus 4.023 Jiwa

"Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran tampak dari pesawat Microlight Trike yang dipiloti Mayor Tek Dani Suwandono dari...

Puting Beliung di Langit Kenduruan Ambrukkan Dua Rumah

"Rumah yang berbahan kayu ambruk karena tak kuat menahan beban kencang angin"   LENSATIMES/TUBAN – Dua rumah di Kecamatan Kenduruan ambruk...

Terdistribusi 70 Persen, Kartu Tani Belum Menjadi Solusi Petani di Tuban

"Kepala Bidang tanaman pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban, Darmadin Noor"   LENSATIMES/Tuban – Sampai...

Mengenal Hana Hanifah, Bintang FTV dan Teman Dekat Kriss Hatta

"Pemain FTV, Hana Hanifah. Foto IG @hanaaaast"   LENSAtimes/JAKARTA -  Bintang FTV, Hana Hanifah sedang ramai diperbicangkan oleh netizen....

Pengukuhan FKUB, Bupati Tuban Minta Rawat Toleransi

"Bupati Tuban Fathul Huda mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)"   LENSAtimes/TUBAN – Bupati Tuban H Fathul Huda...

Balita 18 Bulan Ditemukan Meninggal Terapung di Dekat Rumah

"Ilustrasi"   LENSATIMES|BOJONEGORO - Bocah Perempuan berusia 18 bulan bernama Erlita Haura Fauza tenggelam di sebuah kubangan dekat rumahnya...

Setelah OTT Wahyu Setiawan: Operasi Ambyar di Kampus Polisi

“Komisioner Komisi Pemilihan Umum RI, Wahyu Setiawan, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan pasca terjaring Operasi Tangkap...

Optimis Direkom, Bacalon Amir Siap Menjadi Wakil Maupun Bupati Tuban

“Amir Burhanuddin salah satu bakal calon wakil dan bupati Tuban dalam Pilkada serentak September 2020 mendatang saat diwawancara di rumah makan...

Jum’at Berkah, Kapolres Tuban Bagikan Sembako Pada Warga Kerek

"BERSYUKUR : Tampak bahagia seorang kakek dari Desa Mliwang menerima langsung paket sembako dari Kapolres Tuban AKBP Ruruh...

Ria Irawan, Bila Saatnya Tiba

Ria Irawan meninggal di usia 50 tahun setelah menderita kanker kelenjar getah. Berbagai kiprah Ria Irawan sudah dimulai sejak ia berumur 4...

Jatah Pupuk Subsidi Dipangkas 50 Persen, Petani Tuban “Deg-deg Plas”

"Ilustrasi" LENSATIMES/Tuban – Tak ada hentinya pemerintah membuat masyarakatnya “Deg-deg Plas”. Setelah naiknya iuran BPJS Kesehatan, kali...

Berita Terbaru

Berita Populer

Fokus

Visitor